Estetika Visual sebagai Bahasa Naratif pada Clair Obscur dan Ghost of Yōtei
Main Article Content
Abstract
Peningkatan peran kualitas visual dalam video game modern telah menggeser penilaian kritis dari sekadar realisme teknis menuju ekspresi artistik dan makna estetis. Penelitian ini mengkaji estetika visual sebagai bahasa naratif dalam video game melalui analisis komparatif art direction pada Clair Obscur: Expedition 33 dan Ghost of Yōtei, yang sama-sama masuk nominasi Best Art Direction pada The Game Awards 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-komparatif dengan fokus pada desain karakter, world-building, warna dan pencahayaan, serta konsistensi visual berdasarkan teori estetika game dan prinsip desain komunikasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ghost of Yōtei unggul dalam visual naturalistik dan imersi sinematik, sementara Clair Obscur: Expedition 33 menampilkan keunggulan konseptual dengan menjadikan visual sebagai sistem simbolik dan naratif. Gaya visual yang menyerupai lukisan, penggunaan pencahayaan clair-obscur, serta identitas artistik yang konsisten memungkinkan visual berfungsi aktif dalam membangun makna dan emosi pemain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keunggulan Clair Obscur dalam kategori Best Art Direction tidak terletak pada realisme visual, melainkan pada keberhasilannya memanfaatkan estetika sebagai medium komunikasi dan penceritaan visual. Penelitian ini berkontribusi pada kajian game studies dan desain komunikasi visual dengan menegaskan art direction sebagai bahasa visual dalam media interaktif.