Penerapan Pola Tata Letak (Layout Pattern) pada Wireframing Halaman Situs Web

Main Article Content

Adi Segara

Abstract

The wireframing process is a process of placing information structure priorities into a visual composition before the user interface is designed. The placement of priority information into the form of wireframe design sometimes is still less optimal in aesthetics and functions. The application of layout patterns such as Gutenberg patterns, Z-patterns and F-patterns can be applied to the wireframe design to optimally compose the priority of visual content properly. This article shows the two examples of the application of layout patterns on website pages (in the field of travel and online shopping websites) it can be seen the application of these patterns, each of which has different function features and layout patterns will optimize the visual appearance in wireframe design form.


ABSTRAK


Proses wireframing merupakan sebuah proses penempatan prioritas struktur informasi ke dalam komposisi visual sebelum dilakukan perancangan tampilan pengguna (user interface). Penempatan prioritas informasi ke bentuk susunan desain wireframe terkadang masih kurang optimal secara estetika maupun fungsi. Penerapan pola tata letak (layout pattern) seperti pola Gutenberg, pola-Z dan pola- F dapat diterapkan pada desain wireframe untuk mengkomposisikan secara optimal prioritas konten visual dengan baik. Dari dua contoh penerapan pola tata letak pada halaman situs web (dalam bidang travel dan situs web belanja online) dapat dilihat penerapan pola-pola ini, dimana masing- masing memiliki fungsi fitur-fitur yang berbeda dan pola tata letak akan mengoptimalkan tampilan visual tersebut dalam bentuk desain wireframe.

Article Details

Section
Articles